expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

About

Sabtu, 28 Januari 2012

Lady Gaga Pakai Gaun Rancangan Designer Indonesia

Berawal dari pagelaran Jakarta Fashion Week, siapa sangka karya salah satu anak bangsa dapat muncul di majalah internasional sekelebat Harper Bazzar AS. Nama Tex Saverio lalu hangat diperbincangkan di dunia maya. Salah satu koleksi gaun musin semi 2011-nya mendadak muncul di majalah Harper Bazaar AS dan dikenakan oleh penyanyi nyentrik yang dikenal seluruh dunia, Lady Gaga.
gaga-tex-saverio-500x3751
Gaun yang diberi nama La Glacon itu menjadi buah bibir di dunia mode internasional. Bahkan karenanya, Rio panggilan akrab pemuda 26 tahun itu disebut sebagai Alexander McQueen-nya Indonesia. . “Tak bisa tidak, kami memikirkan McQueen ketika melihat gaun ini (La Glacon),” kata selebritis blogger Perez Hilton di blog modenya, cocoperez.com.
Selain La Glacon, ternyata koleksi gaun Rio lainnya, My Courtesan, juga tak kalah menarik perhatian pemerhati mode dunia. Kedua rancangan itu benar-benar menyita perhatian pengunjung Jakarta Fashion Week. Keberhasilan Rio dalam menciptakan gaun-gaun fenomenal itu dikarenakan pemikirannya bahwa tiap rancangan memiliki jiwa. Jiwa itulah yang membedakan rancangannya dengan karya lainnya.
picture15copy2
Menilik kesuksesannya menjadi bintang Fashion dunia yang baru, siapa yang sangka ternyata Rio tidak menamatkan bangku sekolahnya. Ia memilih keluar dari sekolah, agar bisa lebih cepat memulai karirnya di dunia mode. Rio sudah bercita-cita menjadi perancang sejak ia duduk di bangku SMA, bahkan ia sering mencuri waktu untuk menggambar di tengah pelajaran. Melihat bakat luar biasa Rio, seorang guru bahkan menyarankan dirinya untuk belajar di sekolah mode dibandingkan meneruskan sekolah formalnya.

Rio memenangkan penghargaan pertamanya, Mercedes-Benz Asia Fashion Award, diumur 21 tahun. Kini, lima tahun kemudian, La Glacon menjadi buah bibir di dunia mode internasional. Saat ini Rio sedang sibuk mempersiapkan koleksi gaun berikutnya. Dirinya berujar, sehari setelah menyelesaikan La Glacon, kepalanya sudah kembali dipenuhi oleh ide-ide baru tentang gaun-gaunnya yang akan datang.
Rio adalah satu pembuktian bahwa Indonesia memiliki banyak potensi sumber daya manusia yang berkualitas. Yang membedakan dirinya dari anak bangsa berbakat lainnya yang masih takut berkarya adalah keberaniannya mengubah potensi yang dimilikinya menjadi kompetensi. Dan kenyataannya, potensi bukan hanya milik Tex Saverio, tetapi juga milik semua anak Indonesia.
002scaled500

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar