expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

About

Jumat, 03 Februari 2012

cara membedakan fabio dan rafael da silva

Setelah abang beradik 'tidak identik', Philip Niville dan Garry Neville, 2 musim lalu Manchester United kembali merekrut dua pemain (defender) kakak beradik. Dua pemain kembar Manchester United yang biasa beroperasi di lini belakang itu yakni Fabio dan Rafael da Silva. Tidak seperti Phil dan Gary yang gampang dibedakan dari wajahnya, kakak beradik asal Brazil ini sulit dibedakan. Sampai-sampai pelatih Sir Alex Fergusson kerap salah memanggil mereka. Kita hanya bisa membedakan dari nomor kostum yang dikenakan.

Fabio dan Rafael adalah kembar identik, punya postur tubuh yang sama dengan tinggi 173 cm dan potongan rambut keriwil yang sama pula. Jika Fabio masuk ke lapangan dengan kostum bernama punggung “Rafael”, mungkin wasit pun sulit mengenalinya.

Ketika kedua saudara kembar itu mengangkat trofi Premier League akhir pekan lalu, kakak keduanya, Luiz Henrique, yang juga hadir di Old Trafford, diberikan pertanyaan oleh Guardian. “Bagaimana Anda membedakan adik Anda?”

Henrique kemudian hanya tersenyum sembari menjawab, “Ketika mereka masih bayi, itu sangat sulit. Ibu kami sampai memberikan susu kepada Fabio atau Rafael dua kali.”

“Tapi, sekarang mereka terlihat lebih berbeda dari penampilan dan cara bertingkah laku,” ujar Henrique, seraya menambahkan bahwa Rafael punya bekas cacar di wajah yang membuatnya mudah dikenali.

Untuk urusan susah membedakan itu, Sir Alex pun kerap kecele. Fabio punya cerita mengenai dirinya dan sang bos suatu waktu.”Ada sebuah pertandingan di mana dia mendatangi saya di ruang ganti dan mulai berbicara dengan saya. Tapi, dia memanggil saya Rafael..”

“Dia masih bingung dengan kami, tapi itu tidak penting. Sir Alex tahu semuanya soal sepakbola dan dia menyukai gaya permainan Brasil. Dia tergila-gila dengan Cafu, idola kami,” tukasnya.

Asal tahu saja, si kembar Da Silva juga tinggal serumah, bahkan bersama istri-istri mereka. Mereka menyebut rumah yang ada di Cheshire itu sebagai “Republik Da Silva”.







Bagaimana dengan anda? Bisa??

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar